Dampar

Kujelmakan dirimu dalam mendung yang bergelung rendah. Sayup-sayup daun kelapa berbisik. Namamu dinyanyikannya. Di sini, beralaskan bulir-bulir pasir kutumpahkan nasibku penuh-penuh. Sudah tidak bersisa lagi isi kaleng makanan dalam kotak darurat. Apa pula arti buku petunjuk bertahan hidup ini, toh hidup hanya berarti bagi mereka yang masih menginginkannya.

Read More Dampar