Nisbi

beautiful-bloom-blooming-1477166

Rangkaian kata tidak pernah salah ketika ia mengiaskanmu melalui lema kebahagiaan, lema kesedihan, lema kemarahan, lema keharuan.

Jujur menjadi kata kunci dalam menempati ruang dan waktu yang disediakan, meski ia merupa imaji penuh kecacatan.

Tetapi bukankah ketidaksempurnaan mendorong penjelajahan tanpa batas?

Bukankah ketidaksempurnaan mengizinkan perpotongan dua jiwa pada satu titik atas nama pencarian terhadap perlindungan, keberanian, dan kepastian?

Malam ini hendaknya kurayakan. Bukan karena apa, tetapi karena telah kupahami dengan seksama bahwa ada dan tiadamu adalah nisbi yang merupakan perwujudan dari kecacatan itu sendiri.

Kupahami kini arti dari merindu dan menafsu sebagai kelindan yang dipatri jarak dan patok-patok kenyataan.

Menyempurnakan, kendati tak sempurna.

(Jakarta, 23 Juli 2015)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s