Entitas

Kendati sudah dipersilakan masuk oleh empunya kamar, Safir masih berdiri di ambang pintu. Tubuhnya bersandar, namun tetap tegap. Raut wajahnya sulit ditebak, karena lampu kamar belum dinyalakan. Dari ranjang tempat Tio saat ini duduk, Safir adalah bayangan.

Read More Entitas

Nisbi

Malam ini hendaknya kurayakan. Bukan karena apa, tetapi karena telah kupahami dengan seksama bahwa ada dan tiadamu adalah nisbi yang merupakan perwujudan dari kecacatan itu sendiri.

Read More Nisbi

Titimangsa (11)

Semesta takkan pernah lupa identitas yang selama ini kita sembunyikan dari terangnya dunia. Ia akan datang suatu ketika sebagai pengingat yang mencerahkan—tidak pernah mengaburkan.

Read More Titimangsa (11)

Titimangsa (9)

Ketiga, sebuah cundrik—keris berukuran kecil—sepanjang ujung jari manis hingga pergelangan tangan. Warna bilahnya hitam legam seperti batu meteorit, terukir indah dengan 13 luk yang melambangkan kedamaian dan keseimbangan hidup. Warangkanya—sarung cundrik—terbuat dari tembaga, dihiasi ukiran-ukiran mendetail, sedangkan gagangnya berbentuk tunggak semi Jogja berwarna coklat tua.

Read More Titimangsa (9)

Titimangsa (8)

Foto ini terpotong di bagian tengah sehingga yang dapat kulihat hanyalah sosok dua manusia dari pinggul ke bawah. Yang satu mengenakan rok bunga-bunga sebatas lutut dan sepatu flat putih. Yang satu lagi mengenakan beskap putih dengan terusan kain batik hingga tumit, lengkap dengan selop hitam khas priyayi Jawa.

Read More Titimangsa (8)

Titimangsa (7)

Pada hari ini, 10 Juli 1912, kami mengubur dengan sukarela sebuah kotak berisi benda-benda dalam rangka merayakan kelulusan alumni pertama kami dan menghormati guru serta murid saat ini dan di masa yang akan datang. Semoga mereka yang hadir setelah kami dapat membuka kotak ini pada 10 Juli 2012, sembari mengingat keberadaan dan kasih sayang kami terhadap tempat ini dan kemanusiaan. Sekolah Dasar Eropa Moentilan.

Read More Titimangsa (7)