Jiwa

My guess, it was either God had granted his wish or the angels were just too careless on my whereabout.

Read More Jiwa

Jentera

Belajar dari kesalahan, Manokwari. Manusia berpisah dan menemukan berkali-kali sepanjang masa, kita saja yang belum sadar. Manusia dan jentera raksasa itu tidak ada bedanya. Sama-sama berputar, untuk pada akhirnya kembali ke titik awal.

Read More Jentera

Sirkuit Malam

Suatu hari pernah Arkan bercerita tentang rule of thirds—aturan sepertiga—dalam dunia fotografi yang memosisikan objek di sepertiga bagian dalam foto agar lebih enak dilihat. Lalu juga tentang framing—teknik menggunakan objek pendukung untuk membingkai objek utama, misalnya menggunakan lengkung dedauan untuk membingkai seekor harimau. Ramos tidak mengerti itu semua, pun ia selalu akan lupa dengan segera. Namun ia senang mendengarkan Arkan bercerita, terutama karena paras penceritanya begitu menggairahkan.

Read More Sirkuit Malam

Malu

Lalu terserah awan pekat, yang timbul dan muncul di atas bujur-lintang kabel telepon yang menaungi jalanku pulang, sekiranya memikirkanmu adalah siksa karena lidah ini kelu meski tak bisu.

Read More Malu

Gandrung

Gandrung menceritakan padaku suatu trivia mengenai bagaimana tanggal 5 Oktober 1582 luput dari sejarah. Sambil mereguk kopi, ia berujar bahwa dalam suatu transisi, terkadang kita memang perlu menghapus beberapa hal—bahkan menganggapnya tidak pernah ada. Aku tidak tahu mana yang lebih ia maksudkan dengan perkataannya itu, apakah kalender Gregorius atau Anom.

Read More Gandrung

Verbatim

Dalam bentuk terbaiknya, rinai hujan adalah dimensi kata-kata yang purna sebelum waktunya. Gigil angin membawa kidung laksana rumpun awan hitam menenggang jenuh air. Jemari getir melukis nama di kaca jendela yang diburamkan embun. Jemari getir lelah menggenggam tunggu.

Read More Verbatim